Selasa, 28 Juni 2011

POKOK-POKOK DAN PROSPEK KOMUNIKASI

 
  1. KONSEP KOMUNIKASI
Komunikasi adalah inti dari semua hubugan sosial, apabila orang telah mengadakan hubungan tetap, maka sistem komunikasi yang mereka lakukan akan menentukan apakah sistem tersebut dapat mempererat atau mempersatukan mereka, mengurangi ketegangan atau melenyapkan persengketaan apabila muncul.
Komunikasi itu merupakan suatu kegiatan manusia yang sedemikian otomatis. Dengan berkomunikasi orang dapat menyampaikan pengalamannya kepada orang lain, sehingga pengalaman itu menjadi milik orang lain pula, tanpa mengalaminya sendiri. Melalui komunikasi orang dapat merencanakan masa depannya, membentuk kelompok dan lain-lain. Dengan komunikasi, manusia dapat menyampaikan informasi, opini, ide, konsepsi, pengetahuan, perasaan, sikap, perbuatan dan sebagainya kepada sesamanya secara timbal balik, baik sebagai penyampai maupun penerima komunikasi. Sehingga dengan demikian, terbinalah perkembangan kepribadiaanya baik sebagai diri pribadi maupun kemasakan sosial, serta tercapainya pula kehidupan bersama dan bermasyarakat.
Melalui komunikasi orang dapat mempengaruhi dan merubah sikap serta tingkah laku orang lain, membentuk suatu konsensus, yang dikenal sebagai pendapat umum atau kelompok. Komunikasi juga memungkinkan suatu ide (baru atau lama) bisa tersebar dan dihayati orang.
  1. LINGKUP KOMUNIKASI
  1. Bentuk Spesialisasi
  1. Komunikasi Persona
  • Komunikasi antar persona
  • Komunikasi dengan diri sendiri
  • Komunikasi dengan isyarat
  • Komunikasi kerohanian
  1. Akomunikasi Kelompok
  • Kuliah
  • Briefing
  • Indoktrinasi
  • Ceramah
  • Coaching
  • Pertemuan
  • Dan sebagainya
  1. Komunikasi Massa
  • Jurnalistik
  • Publik Relation
  • Penerangan
  • Propaganda
  • Advertising
  • Publicity
  • Pameran
  • Dan sebagainya
  1. Media
  1. Media Umum
  • Surat
  • Telepon
  • Telegraf
  • Telex
  • Dan sebagainya
  1. Media Massa
  • Pers
  • Radio
  • Film
  • Televisi
  1. Efek
  1. Personal Opinion
  2. Public Opinion
  3. Majority Opinion
  4. General Opinion
  1. PENGERTIAN KOMUNIKASI
  1. James A.F. Stoner: proses dimana seseorang berusaha memberikan pengertian dengan cara memindahkan pesan
  2. John R. Schemerhorn: proses antar pribadi dalam mengirim dan menerima simbol-simbol yang berarti bagi kepentingan mereka
  3. William F. Glueck, menurutnya komunikasi dapat dibagi dalam dua bagian utama, yakni:
    1. Interpersonal communications (komunikasi antar pribadi): Proses pertukaran informasi serta pemindahan pengertian antara dua orang atau lebih didalam suatu kelompok kecil manusia
    2. Organisational communications: Proses dimana pembicara secara sistematis memberikan informasi dan memindahkan pengertian kepada orang banyak didalam organisasi dan kepada pribadi-pribadi dan lembaga-lembaga diluar yang ada hubungan
Istilah komunikasi atau dalam bahasa inggris communication berasal dari kata latin communicatio, dan bersumber dari kata communis yang berarti sama atau sama makna, dengan maksud untuk mengubah pikiran, sikap, prilaku, penerima dan melaksanakan apa yang diinginkan oleh komunikator.
Dalam garis besarnya dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah penyampaian informasi dan pengertian dari seseorang kepada orang lain.
  1. FUNGSI KOMUNIKASI
  1. Informasi: pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, penyebaran berita, data, gambar, fakta dan pesan opini serta komentar yang dibutuhkan agar dapat dimengerti dan berarti secara jelas terhadap kondisi lingkungan dan orang lain sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat
  2. Sosialisasi (pemasyarakatan): penyediaan sumber ilmu pengetahuan yang memungkinkan orang untuk bersikap dan bertindak sebagi anggota masyarakat yang efektif sehingga ia sadar akan fungsi sosialnya dan ia dapat aktif didalam masyarakat
  3. Motivasi: menjelaskan tujuan masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang, mendorong orang menentukan pilihannya dan keinginannya, serta mendorong kegiatan individu dan kelompok berdasarakan tujuan bersama yang akan dikejar
  4. Perdebatan dan diskusi: menydiakn dan saling menukar fakta yang akan diperlikan untuk memungknkan persetujuan atau menyelesaikan perbedaan pendapat mengenai masalha publik, menyediakan bukti-buti yang relevan yang diperlukan untuk kepentingan umum agar masyarakat lebih melibatakan sdiri dalam masalah yang menyangkut lkepentinagan bersama di tingkat nasional dan lokal
  5. Pendidikan: pengalihan ilmu pengetahuan sehinggan mendorong perkembanhan intelektual, pembentukan watak, pendidikan ketrampilan dan kemahiran yang diperlukan pada semua bidang kehidupan
  6. Memajukan kebudayaan: penyebaran hasil kebudayaan dan seni dengan maksud melestarikan warisan masa lalu, perkembangan kebudayaan dengan memperluas horison seseorang, membangun imajinasi dan mendoring kreatifitas sertaa kebutuhan estetikanya
  7. Hiburan: penyebarluasan sinyal, simbol, suara dan image dari drama, tari, kesenian, kesustraan, musik, olahraga, permainan dan lain-lain untuk rekreasi, kesenangan kelompok dan individu
  8. Integrasi: menyediakan bagi bangsa, kelompok dan individu kesempatan untuk memperoleh berbagai pesan yang mereka perlukan agar mereka dapat saling kenal dan mengerti dan menghargai kondisi, pandangan dan keinginan orang lain
  1. TUJUAN KOMUNIKASI
    1. Supaya yang kita sampaikan itu dapat dimengerti
    2. Memahami orang
    3. Supaya gagasan kita dapat diterima oleh orang lain
    4. Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu
Jadi secara singkat dapat kita katakan bahwa komunikasi itu bertujuan: mengharapkan pengertian, dukungan gagasan, tindakan.
  1. UNSUR KOMUNIKASI
  1. Sumber (source), ialah dasar yang digunakan dalam penyampaian, pesan dalam rangka memperkuat sistem itu sendiri. Sumber dapat berupa orang, lembaga, buku dan sejenisnya
  2. Komunikator, dalam komunikator untuk menyampaikan pesan kadang-kadang komunikator bisa jadi komunikan sebaliknya komunikan menjadi komunikator. Syarat-syarat yang perlu diperhatikan oleh komunikator adalah sebagai berikut:
    • Memiliki kredibilitas yang tinggi bagi komunikasinya
    • Ketrampilan berkomunikasi
    • Mempunyai pengetahuan yang luas
    • Sikap
    • Memiliki daya tarik dalam arti ia memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan sikap/penambahan pengetahuan bagi/diri komunikan
Gaya komunikator dapat kita bedakan kedalam beberapa model seperti:
      1. Komunikator yang membangun, ciri-cirinya:
  • Mau mendengarkan pendapat orang lain dan dia tidak pernah menganggap dirinya benar
  • Ingin bekerjasama dan memperbincangkan sesuatu persoalan dengan sesamanya sehunggan timbul saling pengertian
  • Dia tidak terlalu mendominir situasi dan mau mengadakan komunikasi timbal balik
  • Dia menganggap bahwa buah pikiran orang banyak lebih baik dari seseorang
      1. Komunikator yang mengendalikannya, ciri-cirinya:
  • Pendapatnya itu merupakan hala yang paling baik sengga ia tidak mau mendengarkan pendapat orang lain intern maupun ekstern
  • Ia menginginkan komunikasi satu arah saja tidak akan menerima dari arah lain
      1. Komunikator yang melepaskan diri ciri-cirinya:
  • Ia lebih banyak menerima dari lawannya yang berkomunikasi
  • kadang-kadang rasa rendah dirinya timbul sehingga ketidakmampuannya keluar
  • Ia lebih suka mendengar pendapat orang lain dengan tidak sungguh-sungguh menanggapinya
  • Sumbangan pikirannya tidakn banyak mengandung arti sehingga ia lebih suka melemparkan tanggung jawabnnya kepada orang lain
      1. Komiunikator yang menarik diri ciri-cirinya:
  • Ia selalu bersifat pesimis sehingga menurutnya keadaan tidak dapat diperbaiki lagi
  • Ia lebih suka melihat keadaan seadanya dan kalau mungkin berusaha menghindari keadaan menjadi semakin buruk
  • Ia selalu diam tidak menunjukkan reaksi dan jarang memberikan buah pikirannya
  1. Pesan, ialah keseluruhan daripada apa yang disampaikan oleh komuinikator. Bentuk pesan dapat bersifat:
  1. Informatif: memberikan keterangan-keterangan sehingga komunikan dapat mengambil kesimpulkan sendiri
  2. Persuasif: bujukkan, membangkitkan pengertian dan kesadaran seseorang nbahwa apa yang kita sampaikan akan membrikan rupa pendapat atau sikap sehingga ada perubahan
  3. Coersif: Memaksa dengan menggunakan sanksi-sanksi
Untuk merumusaka pesan agar mengena, maka pesan yang disampaikan harus tepat, ibarat kita membbidik dan menembak, maka peluruh yang keluar harus tepat pada sasarannya, sehingga pesan itu mengenai sasarannnya harus memenuhi syarat-syarat:
  1. Pesan harus disiapkan atau direncanakan secara baik, serta sesuai dengan kebutuhan kita
  2. Pesan itu menggunakan bahasa yang dapat mengerti kedua belah pihak
  3. Pesan itu harus menarik minat dan kebutuhan pribadi penerima serta menimbulkkan kepuasan
Pendapat lain mengatakan syarat-syarat pesan harus memenuhi:
  1. Umum, Berisikan hal-hal yang umum dan mudah dipahami oleh komunikasi/audience, bukan soal-soal yang Cuma berarti atau hanya dapat dipahami oleh seseorang atau kelompok terrtentu.
  2. Jelas dan gamblang, pesan yang disampaikan tidak samar-samar
  3. Bahasa yang jelas, menghindari dalam menggunakan istilah-istilah yang tidak dipahami oleh si penerima atau pendengar
  4. Positif, secara kodrati manusia tidak ingin mendengar dan melihat vhal-hal yang tidak menyenangakan dirinya. Oleh karena itu setiap pesan diusahakan dalm bentuk positif
  5. Seimbang
  6. Penyesuaian dengan keinginan komunikan
Hambatan-hambatan terhadap pesan:
  1. Hambatan bahasa (language factor), pesan yang disalah artikan sehingga tidak tercapai apa yang diinginkan, jika bahasa yang kita gunakan tidak dipahami oleh komunikan termasuk dalam pengertian ini adalah penggunaan kistilah-istilah yang diartikan berbeda
  2. Hambatan teknis (noise factor), pesan yang tidak utuh diterima komunikan karena gangguan teknis misalnya suara tak sampai karena pengeras suara rusak, kebisingan, lalu lintas dan lain sebagainya
  3. Hambatan Bola salju (snow ball effect), pesan menjadi membesar sampai jauh, yakni pesan ditanggapi dengan selera komunikan dan komunikator, akibatnya semakin jauh menyimpang dari pesan semula, hal ini timbul karena:
    • daya mampu manusia menerima dan mengahayati pesan terbatas
    • pengaruh kepribadian dari byang bersangkutan
  1. Saluran (Channel), ialah sesuatu yang digunakan untuk menyampaikan pesan agar dapat diterima baik menggunakan panca indra maupun menggunakan media
  2. Komunikan, dari segi sasarannya komunikan atau penerima pesan dapat digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu:
  1. Komunikan Persona (seorang)
  2. Komunikan Kelompok
  3. Komunikan Massa
Syarat-syarat yang harus dimiliki komunikan antara lain:
    1. Keterampilan/kemampuan menangkap dan meneruskan pesan
    2. Memiliki pengetahuan dan pengalaman tertentu
    3. Sikap yang baik
  1. Effect (Hasil), ialah hasil akhir dari suatu komunikasi, yakni sikap dan tingkah laku seseorang, sesuai atau tidak dengan yang kita inginkan. Dan jika sikap atau tingkah laku seorang itu sesuai, maka komunikasi berhasil, demikian pula sebaliknya. Effect dapat dilihat dari:
    1. Personal Opinion (Pendapat pribadi), ialah sikap dan pendapat seseorang terhadap sesuatu masalah tertentu
    2. Public Opinion (Pendapat umum), ialah penilaian sosial mengenai sesuatu hal yang penting dan berarti, atas dasar pertukaran pikiran yang dilakukan individu-individu secara dasar dan rasional.
    3. Mayority Opinion, ialah pendapat bagian terbesar dari public atau masyarakat
Prosedur untuk mencapai effect yang dikehendaki:
  1. Attention (perhatian
  2. Interest (rasa tertarik/kepentingan
  3. Desire (keinginan)
  4. Decission (keputusan)
  5. Action (tindakan)
  1. UMPAN BALIK (FEEDBACK)
Ialah apabila ada seorang komunikator yang menyampaikan pesan kepada komunikannya, dan pada pelaksanaannya ia juga merupakan komunikan jika komunikan tadi memberi tanggapan kepadanya.
  1. MEDIA KOMUNIKASI DAN KOMUNIKASI MASSA
Komunikasi massa ialah komunikasi yang melalui atau menggunakan media massa. Keuntungan menggunakan komunikasi massa ialah dapat menjangkau audience yang sangat luas, namun kekurangannya ialah lebih menitikberatkan pada penyebaran informasi. Sebab jika ingin lebih dari sekedar menginformasikan tentang sesuatu, komunikasi massa tersebut harus diikuti lagi dengan komunikasi tatap muka, agar tujuan komunikasi dapat berhasil.
  1. KARAKTERISTIK KOMUNIKASI MASSA
  1. Bersifat simultan, ialah bahwa walaupun komunikan berada pad ajarak satu sama lain terpisah, tetapi media massa mampu membina keserempakan kontak dengan komunikan dalam penyampaian pesannya
  2. Bersifat umum, ialah pesan yang disampaikan melalui media massa ditunjukkan kepada umum dan disampinhg itu juga mengenai kepentingan umum
  3. Komunikannya heterogen, sebagai konsekuensi daripada penyebaran yang teramat luas (jangkauan audiencenya), maka komunikan dari komuniukasi massa terdiri dari berbagai macm, inilah yang menjadikan komunikannya heterogen
  1. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KOMUNIKASI MASSA
Faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang dalam memilih pesan:
  1. Expectation of Reward – mengharapkan ganjaran
  2. Effort to be Required – menghendaki suatu usaha
Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas komunikasi massa, dilihat dari sua segi, yakni segi kelebihan dan kekurangan yang dimiliki masing-masing media massa
Faktor-faktor penghambat yang mempengaruhi komunikasi massa
  1. Kebisingan
  2. Keadaan Psikologis Komunikan
  3. Kekurangan ketrampilan komunikator atau komunikan
  4. Kesalahan penilaiann oleh komunikator
  5. Kekurangan pengetahuan komunikator/komunikan
  6. Bahasa
  7. Isi pesan berlebihan
  8. Bersifat satu arah
  9. Faktor Teknis
  10. Kepentingan/Interest
  11. Prasangka
  12. Cara penyajian terlalu verbalistik
  13. Tingkat buta huruf yang tinggi
  14. keadaan geografis
  15. Kondisi sosial budaya
  16. Tingkat pendidikan
  17. Kemampuan ekonomi penduduk
  18. Dan sebagainya
Komentar
Pada mulanya, komunikasi yang tetap hanya terdapat pada masyarakat kecil atau kelompok orang yang hidup berdekatan. Tapi dikarenakan berkembang pesatnya media informasi saat ini, komunikasi telah bisa dilakukan meskipun kedua belah pihak berada di tempat yang berjauhan.
Kita sebagai manusia baik individu maupun sosial, tentunya memiliki dorongan ingin tahu, ingin maju dan berkembang, maka dengan adanya komunikasi kita bisa memenuhi kebutuhan atau dorongan tersebut. Karena komunikasi merupakan suatu hubungan yang mutlak bagi kehidupan manusia.
Telah banyak komunikasi yang terjadi dan berlangsung tapi tidak tercapai pada sasaran tentang apa yang dikomunikasikan. Hal itu terjadi karena adanya hubungungan atau persesuaian yang tidak baik antara pemberi pesan dan penerima pesan.
Sehingga sangatlah penting untuk kita mengetahui tentang pokok-pokok dan prospek komunikasi serta mempraktekannya saat kita berkomunikasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar